Atasi Dismenore dengan Beberapa Cara Ini!

Apa Itu Dismenore? Saat sedang masa menstruasi atau haid banyak wanita yang mengalami kram perut. Kram perut saat haid biasa disebut dengan dismenore. Dismenore atau kram perut biasa terjadi pada bagian perut bawah. Kondisi ini dapat terjadi karena perubahan hormon yang memicu kontraksi rahim untuk meluruhkan lapisannya sebelum atau saat sedang mengalami haid. Dismenore dapat dikategorikan normal jika menimbulkan gejala-gejala yang ringan. Namun pada beberapa kasus dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tidak nyaman. Apa yang Menyebabkan Dismenore? Dismenore dapat terjadi karena adanya perubahan hormon yang memicu rahim untuk berkontraksi dengan tujuan meluruhkan lapisannya. Dismenore akan menghilang seiring berakhirnya periode menstruasi. Penyebab dismenore dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Dismenore Primer Kondisi ini terjadi karena meningkatnya hormon prostaglandin. Hormon tersebut akan memicu rahim untuk meluruhkan lapisannya melalui konstruksi sehingga menimbulkan nyeri pada perut bagian bawah. Dismenore primer biasanya akan berlangsung selama 2 – 3 hari, dan akan mereda bersamaan dengan berakhirnya periode menstruasi. Dismenore Sekunder Dismenore sekunder adalah kram perut saat haid yang terjadi akibat adanya permasalahan pada organ reproduksi, seperti : Endometriosis Penyakit radang panggul Fibroid rahim Adenomiosis Stenosis serviks PCOS Perlengketan pada bagian dalam rahim Baca Juga : Manfaat Rajin Olahraga untuk Menstruasi Lebih Sehat Cara Mengatasi atau Mengurangi Rasa Dismenore Terdapat cara untuk mengatasi dismenore atau kram perut saat haid secara mandiri, yaitu dengan mengompres bagian bawah perut menggunakan air hangat. Namun, jika cara tersebut tidak membuahkan hasil, ada baiknya untuk berkonsultasi kepada dokter. Kram yang terjadi saat haid dapat dicegah melalui beberapa cara, seperti : Olahraga rutin, sekitar 30 menit per hari Istirahat dan tidur yang cukup Mendapatkan makanan yang bergizi dan seimbang Pengelolaan terhadap stres Tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol Batasi konsumsi kafein, terutama saat sedang haid Bagaimana penjelasan dari Nadnad tentang cara mengatasi dismenore? Semoga informasi di atas dapat membantu dan bermanfaat ya! Yuk sama-sama kita jaga kesehatan saat menstruasi baik dari luar dan dalam agar terhindar dari permasalahan serius.  Oh iya sekarang kamu tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan pembalut kain. Tidak mengandung bahan kimia, menjadikan organ kewanitaanmu jadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit yang serius.  Pembalut kain NadNad yang dibuat dari bahan berkualitas terbaik dan menggunakan desain dan ukuran yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan menstruasimu. Dapatkan pembalut kain berkualitas dari Nadnad untuk masa menstruasi yang lebih nyaman, sehat dan bebas aktif seharian.  Tunggu apalagi? Yuk dapatkan Menspad Nadnad sekarang juga! Referensi : Dismenore. (2022). Diakses pada 18 Agustus 2023. https://www.alodokter.com/nyeri-haid Dismenore – Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya. (2023). Diakses pada 18 Agustus 2023. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-dismenore Dismenore. Diakses pada 18 Agustus 2023. https://www.halodoc.com/kesehatan/dismenore  

Olahraga untuk Menstruasi Lebih Sehat. Ini Manfaatnya!

Hai girls, siapa disini yang suka maju mundur buat olahraga ketika sedang menstruasi atau haid? Sering terpikir takut kalau nyerinya makin parah, atau mungkin jadi terasa malas untuk melakukan banyak aktivitas. Namun, secara umum olahraga sangat baik bagi tubuh, serta sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang melarang olahraga saat menstruasi. Apakah kalian sudah tau menstruasi yang sehat seperti apa? Yuk cari tahu bersama Minnad! Menstruasi Sehat yang Seperti Apa? Terdapat beberapa ciri yang menandakan menstruasi sehat atau normal, yaitu : Payudara terasa nyeri Terjadi perubahan suasana hati atau mood Kembung di sekitar perut Mudah lapar Muncul jerawat Kram di perut bagian bawah dan punggung Kamu juga harus selalu memantau diri sendiri ya saat sedang menstruasi. Jika mengalami hal-hal yang kurang nyaman seperti menstruasi yang lebih dari 7 hari, mengalami rasa sakit yang tidak seperti biasanya, atau kejadian lainnya, segera konsultasikan dengan dokter agar masalah kalian bisa segera tertangani. Minnad sudah menyebutkan beberapa ciri yang menandakan menstruasi sehat. Nah, selanjutnya Minnad akan menjelaskan manfaat olahraga selama menstruasi. Namun, sebelum Minnad menjelaskan lebih lanjut perlu diingat bahwa olahraga dapat memberikan pengaruh yang positif atau negatif saat menstruasi, tergantung pada respon tubuh. Olahraga seperti workout merupakan sebuah latihan fisik berupa aktivitas yang dilakukan seseorang untuk meningkatkan atau memelihara kebugaran tubuh. Menstruasi dan tingkat kebugaran saling keterkaitan karena menstruasi dikendalikan oleh produksi dan regulasi hormon tubuh. Fungsi olahraga untuk mengendalikan hormon tersebut.  Manfaat Olahraga untuk Menstruasi Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga saat menstruasi tidak memperburuk kondisi menstruasi, tetapi memberikan dampak sebaliknya. Hal ini bisa terjadi karena tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi nyeri. Selain mengurangi nyeri saat haid, hormon ini juga membantu mengurangi kram akibat kontraksi otot rahim saat haid. Manfaat lainnya dapat membantu memperbaiki suasana hati atau mood yang sering berubah-ubah saat menstruasi, serta sakit kepala atau nyeri punggung yang sering muncul saat haid bisa berkurang dengan melakukan olahraga. Baca Juga : Lakukan Cara Sehat Ini Agar Siklus Haid Lancar! Jenis Olahraga yang Direkomendasikan saat Menstruasi Terdapat beberapa pilihan olahraga yang bisa kalian lakukan saat menstruasi lho girls. Jenis-jenis olahraga sebagai berikut : 1. Yoga Dengan melakukan yoga, tubuh bisa menjadi lebih rileks serta dapat mengurangi gejala haid seperti, kram, nyeri payudara, dan nyeri otot. Hal ini bisa terjadi sebab gerakan yoga yang berpusat pada otot-otot disekitar panggul, tempat di mana kram biasa terjadi. 2. Aerobik Latihan aerobik bermanfaat bagi kesehatan secara umum serta mengoptimalkan penggunaan oksigen dari udara yang dihirup. Beberapa latihan aerobik yang direkomendasikan seperti, jalan cepat, bersepeda, atau senam aerobik. 3. Jalan Santai Jalan santai bisa menjadi salah satu alternatif olahraga saat sedang menstruasi. Manfaat jalan santai dapat meredakan kram, sakit kepala, nyeri payudara, hingga menjadikan mood atau suasana hati menjadi lebih baik. Tips Olahraga saat Menstruasi Minnad sudah merangkum beberapa tips agar olahraga kamu tetap nyaman dan menyenangkan. Awali dengan perenggangan agar aliran darah lebih lancar dan mengurangi ketegangan. Cukupi cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Gunakan pembalut atau tampon yang memiliki daya serap tinggi, untuk mengurangi resiko bocor saat kamu sedang berolahraga. Omong-omong soal pembalut dengan daya serap tinggi. Kamu bisa menggunakan pembalut kain nadnad menspad night saat sedang berolahraga. Dengan daya serap hingga 125 ml, olahraga tetap terasa nyaman, tanpa khawatir bocor. Tentunya pembalut kain nadnad dibuat dengan bahan yang aman dan nyaman, sehingga bikin nyaman hari merahmu dan membantu segala aktivitasmu. Jadi kalian bisa beraktivitas di luar rumah dengan aman, mulai dari jalan-jalan ke mall, olahraga di taman, dan kegiatan lainnya. Bagi Kamu yang paling aktif, dapatkan pembalut kain berkualitas dari Nadnad untuk masa menstruasi yang lebih nyaman, sehat dan bebas aktif seharian.  Pembalut kain NadNad yang dibuat dari bahan berkualitas terbaik dan menggunakan desain yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan menstruasimu.  Tunggu apalagi? Yuk dapatkan menspad Nadnad sekarang juga!   Referensi : Olahraga Saat Haid Menambah Nyeri? Baca Fakta Berikut!. (2021). Diakses pada 15 Agustus 2023. https://www.alodokter.com/olahraga-saat-haid-menambah-nyeri-baca-fakta-berikut Olahraga Secara Teratur Bisa Membuat Menstruasi Lancar. (2020). Diakses pada 15 Agustus 2023. https://www.halodoc.com/artikel/olahraga-secara-teratur-bisa-membuat-menstruasi-lancar Haid / Menstruasi yang Sehat Seperti Apa?. (2021). Diakses pada 16 Agustus 2023. https://ciputrahospital.com/5-cara-agar-menstruasi-teratur/ Olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan saat Haid. (2022). Diakses pada 16 Agustus 2023. https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/perawatan-wanita/olahraga-yang-tidak-boleh-dilakukan-saat-haid  

Ini Review Pembalut Kain atau Menspad dari Nadnad Agar Tidak Ragu!

Hai girls, siapa di sini yang masih ragu untuk memakai pembalut kain? Atau ingin coba, tapi masih bingung beneran nyaman atau enggak? Jangan risau, Minnad bakal jelasin ke kalian seenak apa sih menggunakan pembalut kain atau menspad.Ini review lengkap dari kami! Umumnya, saat menstruasi kita akan menggunakan pembalut sekali pakai, menstrual cup, dan tampon. Namun, saat sudah mulai banyak yang beralih menggunakan pembalut kain. Minnad juga pakai lho. Yuk cari tahu jawabannya bareng Minnad. Kelebihan Pembalut Kain atau Menspad Pembalut kain memiliki beberapa keuntungan yang membuatnya menjadi pilihan. Berikut beberapa keunggulan pembalut kain yang bisa membuatmu berpaling. 1. Risiko Iritasi Kecil Pembalut kain terbuat dari bahan-bahan yang nyaman dan lembut, serta tidak tercampur bahan kimia apapun, sehingga risiko untuk terkena iritasi sangat kecil. 2. Hemat Pengeluaran Dengan menggunakan pembalut kain, otomatis pengeluaran yang biasanya digunakan untuk membeli pembalut akan berkurang. Sebab, pembalut kain dapat dicuci dan dipakai ulang. Hemat bangetkan. 3. Ramah Lingkungan Suka sedihkan kalau banyak banget sampah yang berserakan, apalagi dengan menggunakan pembalut sekali pakai, kita juga turut andil menambah sampah dan mencemari lingkungan. Oleh karena itu, dengan menggunakan pembalut kain, kita juga sudah membantu alam agar terhindar dari sampah pembalut sekali pakai. 4. Ukuran dan Motif Bervariasi Pembalut kain memiliki berbagai ukuran dan daya tampung yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu lho. Selain itu, motif yang beragam pastinya bikin kamu makin suka dan gemes. Baca Juga : Bingung Cara Mencuci Pembalut Kain? Ikuti Tips Berikut Ini! Buat kalian yang sedang mencari referensi pembalut kain, Minnad ada referensi pembalut kain atau menspad yang bagus, nyaman, dan pastinya produk lokal.  Nadnad menspad, pembalut kain lokal, yang sudah banyak review-nya. Banyak banget yang puas dengan pembalut kain dari nadnad, karena bahannya lembut, nyaman, dan bebas iritasi. Terbuat dari bahan microfleece dengan kualitas bagus, sehingga kamu tetap bisa bergerak bebas dan memberikan ruang bernapas untuk kulit kamu.  Masih gak percaya? Yuk cek review pembalut kain atau menspad nadnad di bawah ini. Review Pengguna Pembalut Kain atau Menspad dari Nadnad Udah taukan jawabannya? Memang senyaman itu girls. Buat kalian gak perlu ragu lagi untuk cobain nadnad menspad, karena banyak banget yang puas bahkan repeat order. Bagi Kamu yang paling aktif, dapatkan pembalut kain berkualitas dari Nadnad untuk masa menstruasi yang lebih nyaman, sehat dan bebas aktif seharian.  Pembalut kain NadNad yang dibuat dari bahan berkualitas terbaik dan menggunakan desain dan ukuran yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan menstruasimu.  Tunggu apalagi? Yuk dapatkan Menspad Nadnad sekarang juga!

Popok Kain Nadnad vs Popok Sekali Pakai. Ini Rekomendasinya

Popok merupakan salah satu kebutuhan esensial untuk si kecil yang harus terpenuhi. Banyaknya variasi popok saat ini, orang tua bisa memilih popok mana yang terbaik untuk si kecil. Selain popok sekali pakai, munculnya popok kain atau biasa disebut clodi menjadi salah satu incaran orang tua. Karena terbukti lebih efisien dibandingkan popok sekali pakai (pospak). Lalu, popok jenis apa sih yang paling sesuai dengan si kecil? Mari kita bandingkan! Clodi atau Popok Kain VS Popok Sekali Pakai Pengertian Clodi atau singkatan dari cloth diaper merupakan popok kain yang dapat dicuci ulang, sehingga dapat dipakai kembali. Popok jenis ini bisa menghemat pengeluaran dan mengurangi sampah yang disebabkan oleh popok sekali pakai. Selain itu, penggunaan clodi juga dapat mencegah ruam yang sering kali terjadi pada bayi. Pada artikel ini, Minnad akan merekomendasikan salah satu merk clodi yang sudah menjadi pilihan orang tua saat ini, yaitu clodi Nadnad. Salah satu produk clodi lokal yang aman, nyaman, sehat, serta sudah memiliki sertifikat SNI. Jadi untuk seluruh orang tua tidak perlu khawatir saat menggunakan produk Nadnad. Kelebihan Clodi 1. Membuat Si Kecil Lebih Sehat Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, clodi terbuat dari bahan kain dan bebas bahan kimia. Oleh karena itu, penggunaan clodi akan membuat si kecil lebih sehat karena terhindar dari masalah kulit seperti iritasi dan ruam. 2. Menghemat Pengeluaran Popok Clodi atau popok kain bisa dicuci dan digunakan kembali, sehingga bunda tidak perlu lagi membeli popok seperti penggunaan pospak. Pembelian clodi akan dirasa berat di awal, tetapi setelah dihitung-hitung kembali, akan nampak jelas bahwa penggunaan clodi jauh lebih hemat daripada penggunaan popok sekali pakai. 3. Ramah Lingkungan Sudah menjadi rahasia umum bahwa, popok sekali pakai menjadi salah satu penyumbang sampah yang ada di bumi ini. Dengan menggunakan clodi atau popok kain, bunda sudah sangat membantu bumi agar terhindar dari sampah yang menumpuk serta sampah yang susah terurai. Kekurangan Clodi 1. Harga Yang Cukup Mahal Harga clodi memang bervariasi, tetapi jika dibandingkan dengan popok sekali pakai, tentu akan tetap lebih mahal clodi. Namun bunda tidak perlu khawatir, pembelian clodi bisa dilakukan secara bertahap agar tidak memberatkan keuangan bunda. 2. Waktu Mencuci dan Mengeringkan Bunda perlu memiliki stok clodi untuk beberapa hari, karena pencucian dan pengeringan clodi memakan waktu. Selain itu, kondisi cuaca juga mempengaruhi waktu pengeringan clodi. 3. Kurang Fleksibel Saat Bepergian Mengajak si kecil bepergian menjadi salah satu hiburan dalam keluarga. Namun jika si kecil menggunakan clodi untuk bepergian akan terasa sedikit merepotkan. Bunda bisa membuat opsi dengan mengenakan popok sekali pakai saat bepergian, sehingga si kecil aman dan bunda tetap nyaman. Popok Sekali Pakai Pengertian Popok sekali pakai adalah popok yang hanya digunakan untuk satu kali pakai, tidak bisa dicuci dan tidak bisa dipakai kembali. Popok sekali pakai didesain untuk menunjang kebutuhan bayi yang mudah dan praktis. Kelebihan Popok Sekali Pakai 1. Daya Serap Daya serap yang dimiliki oleh popok sekali pakai memang lebih tinggi daripada clodi. Namun perlu diingat untuk mengganti popok sekitar 3 – 4 jam agar tidak menimbulkan ruam dan iritasi pada si kecil. 2. Lebih Praktis Penggunaannya yang sekali pakai, membuat orang tua tidak perlu repot untuk membersihkan dan mencuci popok, sehingga setelah dipakai bisa langsung dibuang. 3. Ukuran Bervariasi Popok sekali pakai memiliki berbagai macam ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. 4. Mudah Ditemukan Popok sekali pakai sudah sangat tersebar di seluruh wilayah indonesia. Orang tua akan sangat mudah menemukannya mulai dari toko kelontong hingga supermarket. Kekurangan Popok Sekali Pakai 1. Mengandung Bahan Kimia Popok sekali pakai mengandung bahan kimia yang memiliki beberapa reaksi terhadap beberapa bayi. Reaksi yang biasa ditimbulkan adalah ruam dan alergi. Jika bayi sudah mengalami ruam dan alergi bisa segera mengganti merk popok yang digunakan, serta mengobati area yang ruam atau iritasi. 2. Sampah yang Ditimbulkan Penggunaan popok sekali pakai memang sangat praktis, tetapi memberikan efek sampah yang menumpuk, serta waktu yang lama agar dapat terurai. Harga Clodi Nadnad Clodi nadnad memiliki beberapa varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Berikut beberapa varian dan harga dari clodi nadnad. 1. Cover Perekat Cover Perekat merupakan salah satu varian clodi yang bisa digunakan oleh baby newborn dengan berat badan berkisar 2 Kg – 11 Kg. Harga clodi tipe ini Rp 46.000,-. 2. Cover Celana Cover celana bisa digunakan untuk bayi yang mulai aktif, seperti merangkak, miring atau pun mulai belajar untuk berjalan. Clodi ini dapat digunakan untuk bayi dengan berat badan berkisar antara 7 Kg – 17 Kg. Harga yang dibanderol Rp 46.000,-. 3. Pocket Snap Pocket snap memiliki fungsi seperti cover perekat, tetapi memiliki pencegahan kebocoran ekstra serta dapat digunakan bayi dengan berat badan antara 2 Kg – 15 Kg. Harga produk ini Rp 53.000,-. 4. Pocket Pant Pocket pant biasa digunakan untuk bayi aktif dengan berat badan 7 Kg – 25 Kg. Harga yang dibanderol produk ini Rp 58.000,-. 5. AIO (All In One) Slup AIO slup biasa digunakan untuk bayi yang mulai belajar untuk toilet training. Clodi varian ini biasa digunakan untuk bayi yang sudah aktif dengan rentang berat badan antara 7 Kg – 17 Kg. Harga produk ini Rp 53.000,-. Itulah beberapa penjelasan terkait clodi vs popok sekali pakai, sekaligus informasi terkait harga clodi Nadnad yang bisa dijadikan referensi ketika membeli clodi. Semoga informasi di atas bisa membantu para orang tua untuk memberikan popok terbaik sesuai dengan kebutuhan si kecil Bagi ayah atau bunda yang ingin beralih menggunakan clodi, bisa banget mencoba clodi Nadnad. Clodi lokal yang aman, nyaman, sehat, serta SNI, sangat cocok untuk bayi Anda!   Sumber : Lebih Baik Mana, Bayi Pakai Pospak atau Clodi?. (2019). Diakses pada, 09 Agustus 2023. https://kumparan.com/kumparanmom/lebih-baik-mana-bayi-pakai-pospak-atau-clodi-1rr0s2B7svN/full Mengenal Clodi, Popok Bayi Ramah Lingkungan. (2023). Diakses pada, 09 Agustus 2023. https://nadnad.id/clodi/mengenal-clodi-popok-bayi-ramah-lingkungan/?k_id=2d883c6c-0ce8-422e-bdc1-5b181348a748  

Mengenal Clodi Popok Kain: Keunggulan dan Rekomendasinya!

Apa Itu Clodi? Clodi atau cloth diaper adalah popok yang terbuat dari kain, sehingga bisa dicuci dan dipakai ulang. Banyak bahan yang digunakan untuk membuat clodi seperti katun, PUL (Polyurethane Laminate), diadora, dan masih banyak lagi. Kegunaan Clodi Sama seperti pospak atau popok sekali pakai, clodi juga diperuntukkan untuk menampung cairan urin dan feses. Perbedaan mendasar antara popok sekali pakai dan clodi adalah bahan pembuatnya, tetapi memiliki fungsi yang sama. Jenis-Jenis Clodi Clodi memiliki berbagai macam jenis yang bisa disesuaikan dengan si kecil. Berikut beberapa jenis clodi yang akan Minnad jelaskan. 1. Jenis Cover Clodi jenis cover adalah clodi yang insert-nya terpisah dengan cover-nya. Misalnya, si kecil buang air kecil atau air besar, bunda cukup mengganti insert-nya tanpa harus mengganti popoknya. Dengan demikian, akan lebih hemat biaya serta cucian. Namun, clodi jenis cover ini disarankan untuk baby new born hingga baby yang mulai aktif, atau sekitar umur 0 – 12 bulan. Kebutuhan akan clodi jenis ini juga bisa disesuaikan dengan perkembangan si kecil ya bunda. 2. Jenis Pocket Clodi jenis pocket memiliki lapisan luar yang langsung dijahit dengan lapisan dalam. Lapisan ini berbahan microfleece atau bahan lainnya yang bisa memberikan kenyamanan pada si kecil. Sementara itu, untuk lapisan luar biasanya berbahan katun atau PUL (Polyurethane Laminate). Clodi jenis ini cocok digunakan untuk baby new born hingga baby aktif, karena clodi pocket memiliki 2 pencegahan kebocoran, sehingga akan lebih leluasa dengan pertumbuhan si kecil. 3. All In One Jenis clodi ini berbentuk seperti celana, atau lebih sering disebut dengan toilet training. Clodi ini sangat membantu si kecil yang ingin belajar untuk buang air di toilet. Pengguna dari clodi all in one adalah bayi aktif yang biasanya berusia lebih dari 1 tahun.  Kelebihan dan Kekurangan Clodi Nah, kali ini Minnad akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan agar bunda lebih yakin untuk menggunakan clodi. Berikut penjabarannya. Kelebihan Clodi 1. Membuat Si Kecil Lebih Sehat Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, clodi terbuat dari bahan kain dan bebas bahan kimia. Oleh karena itu, penggunaan clodi akan membuat si kecil lebih sehat karena terhindar dari masalah kulit seperti iritasi dan ruam. 2. Menghemat Pengeluaran Popok Clodi atau popok kain bisa dicuci dan digunakan kembali, sehingga bunda tidak perlu lagi membeli popok seperti penggunaan pospak. Pembelian clodi akan dirasa berat di awal, tetapi setelah dihitung-hitung kembali, akan nampak jelas bahwa penggunaan clodi jauh lebih hemat daripada penggunaan popok sekali pakai. 3. Ramah Lingkungan Sudah menjadi rahasia umum bahwa, popok sekali pakai menjadi salah satu penyumbang sampah yang ada di bumi ini. Dengan menggunakan clodi atau popok kain, bunda sudah sangat membantu bumi agar terhindar dar sampah yang menumpuk serta sampah yang susah terurai. Kekurangan Clodi 1. Harga Yang Cukup Mahal Harga clodi memang bervariasi, tetapi jika disandingkan dengan popok sekali pakai, tentu akan tetap lebih mahal clodi. Namun bunda tidak perlu khawatir, sebab pembelian clodi bisa dilakukan secara bertahap agar tidak memberatkan keuangan bunda. 2. Waktu Mencuci dan Mengeringkan Bunda perlu memiliki stok clodi untuk beberapa hari, sebab pencucian dan pengeringan clodi memakan waktu. Selain itu, kondisi cuaca juga mempengaruhi waktu pengeringan clodi. 3. Kurang Fleksibel Saat Bepergian Mengajak si kecil bepergian menjadi salah satu hiburan dalam keluarga. Namun jika si kecil menggunakan clodi untuk bepergian akan terasa sedikit menyusahkan. Bunda bisa membuat opsi dengan mengenakan popok sekali pakai saat bepergian, sehingga si kecil aman dan bunda tetap nyaman Itulah penjelasan dari Minnad yang bisa bunda gunakan sebagai pertimbangan untuk menggunakan clodi kepada si kecil. Nah, Bagi bunda yang ingin beralih menggunakan clodi, bisa banget coba clodi Nadnad. Clodi yang pastinya nyaman, aman, dan juga SNI. Clodi Nadnad terbuat dari bahan microfleece yang lembut, membuat pergerakan si kecil nyaman dan bebas ruam. Tunggu apalagi bund? Yuk hubungi admin sekarang untuk pemesanan clodi!

Lakukan Cara Sehat Ini Agar Siklus Haid Lancar

Hai girls, haid yang tidak lancar sering kali mengganggu dan menimbulkan rasa khawatir. Beberapa kejadian bisa diketahui dengan siklus haid yang memanjang atau memendek, bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali. Ada beberapa hal penyebab tidak lancarnya haid. Yuk cek penjelasannya di bawah, dan simak cara melancarkan haid versi Nadnad! Penyebab Haid Tidak Lancar Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan haid tidak lancar atau tidak teratur. Beberapa hal diantaranya sebagai berikut : Menopause Ketika seorang perempuan akan menginjak masa menopause, haid bisa terjadi secara tidak normal atau tidak teratur. Hal ini dikarenakan produksi hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh menjadi tidak teratur. Hamil Salah tanda tanda umum seorang perempuan hamil adalah dengan tidak terjadinya haid pada siklus tertentu. Bila kamu mengalaminya, cobalah periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah kamu sedang hamil atau tidak. Alat Kontrasepsi Alat kontrasepsi bisa menjadi salah satu penyebab perubahan siklus haid. Beberapa alat kontrasepsi seperti IUD (spiral) atau pun pil KB dapat mempengaruhi siklus haid pada seseorang. IUD bisa menyebabkan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau nyeri perut saat haid. Sedangkan pil KB biasanya menyebabkan sedikitnya darah haid yang keluar, terutama di awal masa penggunaan, atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali. Pola Hidup Pola hidup yang berubah secara signifikan dapat mempengaruhi siklus haid. Seperti olahraga yang berlebih, penurunan berat badan secara tiba-tiba, ataupun berat badan berlebih. Beberapa hal tersebut dapat menyebabkan hipogonadisme atau berkurangnya hormon reproduksi yang bertugas untuk mengatur siklus haid. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) PCOS adalah sebuah kelainan hormonal yang terjadi pada perempuan. Seseorang yang mengalami PCOS akan memiliki periode atau siklus haid yang sangat jarang atau berkepanjangan. Masalah Tiroid Kelenjar tiroid memiliki fungsi untuk memproduksi hormon sebagai pengatur metabolisme tubuh. Jika kelenjar tiroid bermasalah, maka akan berdampak pada haid. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter  agar dilakukan tes darah untuk mengetahui kadar hormon tiroid. Masalah Lainnya Terdapat beberap hal lain yang dapat menyebabkan tidak lancarnya haid, seperti gangguan makan, obat-obatan, kadar prolaktin yang tinggi, hingga penyakit diabetes yang tidak terkontrol. Selain masalah yang telah dijelaskan, salah satu penyebab tidak lancarnya haid adalah stres. Mulailah beberapa aktivitas yang dapat meredakan stres yang sedang dialami agar tidak mengganggu siklus haid. Baca Juga : Keputihan Biki Gak Nyaman? Begini Cara Mengatasinya Cara Sehat Memperlancar Siklus Haid Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari cara alami hingga resep dokter. Berikut berikut berbagai pilihan cara yang bisa dilakukan untuk memperlancar menstruasi. Istirahat Cukup Fisik yang terlalu lelah ataupun pikiran yang terlalu stres dapat mempengaruhi siklus haid. Beristirahatlah sejenak, hentikan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat bagi tubuh dan pikiran. Mulailah dengan tidur yang cukup, usahakan 7 sampai 8 jam dalam semalam. Meditasi Meditasi merupakan cara sederhana untuk membantu melancarkan haid. Meditasi dapat membantu mengurangi stres dengan cara menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh. Yoga Yoga menjadi salah satu cara yang terbukti efektif untuk melancarkan haid. Selain itu, yoga juga termasuk olahraga yang bisa mengurangi nyeri saat haid.  Menjaga Berat Badan Tubuh yang terlalu kurus ataupun terlalu gemuk dapat mengganggu siklus haid. Sehingga, menjaga berat badan tetap ideal menjadi salah satu cara terbaik agar haid berjalan dengan lancar. Ganti Alat Kontrasepsi Penggunaan alat kontrasepsi memiliki beberapa efek samping, seperti tidak teraturnya siklus haid. Silahkan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapat saran alat kontrasepsi yang paling sesuai, serta mengurangi resiko haid tidak teratur. Pengobatan Medis Tidak teraturnya haid juga dapat disebabkan oleh penyakit yang mungkin sedang diidap. Jika hal ini merupakan penyebab siklus haid tidak lancar, mengobatinya menjadi cara terbaik. Apabila haid terjadi secara berkepanjangan hingga merasa nyeri yang parah, berkonsultasi kepada dokter adalah langkah yang tepat agar bisa diketahui penyebabnya, serta mendapat penanganan yang tepat. Sumber : Andini, W, C. 2021. Sederet Cara Melancarkan Jadwal Haid Agar Kembali Teratur. Diakses pada 01 Agustus 2023. https://news.detik.com/berita/d-6500512/3-cara-menulis-daftar-pustaka-dari-internet-beserta-contohnya Inilah 6 Penyebab Menstruasi Tidak Lancar. (2021). Diakses pada 31 Juli 2023. https://www.alodokter.com/ternyata-ini-penyebab-menstruasi-tidak-lancar

7 Cara Merawat Clodi yang Benar agar Lebih Awet

Saat ini banyak sekali ibu di Indonesia yang mulai beralih menggunakan popok kain modern atau biasa disebut clodi, yaitu kepanjangan dari cloth diaper. Clodi merupakan produk yang sama dengan popok sekali pakai, tetapi bisa dicuci ulang sehingga lebih hemat biaya serta mengurangi dampak sampah yang diakibatkan oleh popok sekali pakai. Namun, banyak juga yang masih bingung tentang cara merawat clodi yang baik dan benar, agar clodi yang dimiliki bisa bertahan hingga tahunan. Oleh karena itu, Minnad akan memberikan langkah-langkah terkait cara merawat clodi agar lebih awet. Baca juga: Cara Memakaikan Clodi Berdasarkan Tipenya Agar Bayi Nyaman Cara Merawat Clodi Meskipun clodi terbuat dari kain yang cenderung lebih awet dibandingkan popok sekali pakai, tetapi Anda harus mengetahui cara merawatnya. 1. Melakukan pre washing Clodi yang masih baru, harus dicuci dulu minimal 3 kali untuk memaksimalkan daya serap insertnya. Selain untuk memaksimalkan daya serap, melakukan pre washing juga berfungsi untuk membersihkan clodi dari sisa-sisa pekerjaan produksi. Dengan demikian, ketika bunda memakaikan clodi untuk si kecil sudah dalam keadaan bersih dan aman. 2. Gunakan sabun lerak atau sabun mandi cair Saat clodi kotor dan ingin dicuci, bunda bisa menggunakan sabun lerak atau sabun mandi cair untuk mencuci clodi.  Baca juga: Ini Cara Memilih Popok Bayi Bebas Iritasi yang Tepat! 3. Hindari penggunaan mesin cuci Penggunaan mesin cuci dapat merusak serat pada clodi. Oleh sebab itu, Minnad tidak menyarankan bunda untuk menggunakan mesin cuci yaa. Namun, jika terpaksa menggunakan mesin cuci, bunda bisa menambahkan laundry net saat ingin mencuci atau mengeringkan clodi. 4. Jemur clodi di bawah sinar matahari langsung Saat menjemur clodi pastikan posisi inner menghadap ke sinar matahari dan outer menghadap ke bawah. Hal ini bertujuan agar clodi cepat kering dan tidak merusak lapisan katun pada popok kain. Selain itu, menjemur clodi di bawah sinar matahari langsung juga lebih ampuh untuk menghilangkan bau dan noda. 5. Lakukan stripping pada clodi Setelah pemakaian berulang, biasanya clodi akan sedikit mengeras, atau terkadang berbau pesing saat masih digunakan sebentar. Jika hal tersebut sudah mulai terjadi, sudah waktunya bagi bunda untuk melakukan stripping. Stripping adalah kegiatan mencuci clodi tanpa menggunakan sabun atau bahan kimia apapun. Bunda cukup merendam clodi dengan tambahan baking soda. 6. Simpan clodi dalam wadah yang rapat dan kering Menyimpan clodi pada wadah yang rapat dan kering akan menghindarkan dari tumbuhnya jamur pada popok kain. 7. Jangan disetrika Clodi tidak perlu disetrika ya, bun. Sebab, panas setrika dapat merusak clodi sikecil. Itulah tips dan trik untuk merawat clodi yang benar. Cocok banget buat bunda yang ingin beralih ke clodi untuk si kecil, apalagi clodi aman digunakan dan tentunya lebih hemat. Yuk bunda, beralih ke pemakaian clodi sekarang juga!

Apa itu Keputihan? Gejala, Penyebab & Pengobatan

Apa itu keputihan? Keputihan adalah keluarnya lendir atau cairan dari vagina. Semua wanita pasti pernah merasakan yang namanya keputihan. Keputihan normal terjadi dan tidak berbahaya. Keputihan juga merupakan aktivitas alami untuk menjaga kelembaban dan kebersihan organ reproduksi wanita. Ketika mengalami keputihan, lendir atau cairan yang keluar akan membawa sel mati dan bakteri, sehingga vagina akan terlindungi dari berbagai penyakit dan infeksi. Macam-macam Keputihan Keputihan memiliki beberapa macam atau jenis saat terjadi. Beberapa jenis tersebut dikategorikan berdasarkan warna dan konsistensinya, antara lain:       Berwarna Putih Jika lendir atau cairan yang keluar berwarna putih saat siklus menstruasi, berarti keputihan normal. Namun jika diikuti rasa gatal dan berbuih, maka terdapat indikasi infeksi jamur.       Bening dan Berair Keluarnya lendir yang bening dan berair adalah normal saat sedang menstruasi. Kondisi ini biasa terjadi jika kamu baru saja melakukan aktivitas berat, contohnya olahraga.       Bening dan Elastis Keputihan yang berwarna bening dan elastis tergolong normal. Hal ini bias terjadi sebab kamu sedang berada pada masa ovulasi, jadi tidak perlu khawatir ya.       Berwarna Coklat atau Berdarah Warna coklat atau terdapat bercak darah pada lendir saat keputihan adalah sebuah kondisi yang tergolong normal. Hal ini biasa terjadi pada wanita yang telah selesai masa menstruasi.       Berwarna Kuning atau Hijau Jika lendir yang keluar pada saat keputihan berwarna kuning atau hijau dengan tekstur yang kental serta bau yang tidak sedap, itu merupakan kondisi yang tidak normal dan memiliki indikasi terhadap infeksi trikomoniasis atau penyakit lainnya. Hal ini bisa terjadi melalui hubungan seksual tanpa pengaman atau pun kondisi infeksi lainnya. Penyebab Infeksi Keputihan Setiap wanita memiliki permasalahan keputihan yang berbeda-beda, begitu juga dengan cairan yang keluar, warna hingga tekstur cairan. Berikut beberapa penyebab keputihan       Bakteri Vaginosis Keputihan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri vaginosis cukup umur terjadi dikalangan wanita. Infeksi dari bakteri ini menyebabkan peningkatan jumlah keputihan yang disertai bau busuk. Bakteri ini bisa menular melalui seks oral dan wanita yang memiliki banyak pasangan seksual.       Trikomoniasis Infeksi ini disebabkan oleh protozoa atau organisme bersel tunggal. Infeksi trikomoniasis dapat terjadi melalui hubungan seksual dan berbagi barang yang terkontaminasi dengan protozoa. Infeksi trikomoniasis menyebabkan lendir keputihan berwarna kuning atau hijau disertai dengan bau yang kurang sedap. Selain warna dan bau, infeksi ini juga memberikan perasaan yang kurang nyaman seperti gatal, peradangan, dan nyeri. Namun bagi beberapa orang tidak mengalami gejala apapun.       Human Papillomavirus (HPV) Infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual. Infeksi HPV dapat menyebabkan kanker serviks. Jika terkontaminasi infeksi ini lendir atau cairan yang keluar bercampur darah, berwarna coklat, berair disertai dengan bau yang tidak sedap. Baca Juga : Pembalut Kamu Bikin Iritasi? Yuk Ikuti 7 Tips Ini! Tanda-tanda Keputihan Normal dan Tidak Normal Keputihan adalah kondisi yang normal dan teratur terjadi. Namun ada beberapa faktor yang membuat keputihan menjadi tidak normal. Berikut tanda-tanda keputihan normal maupun abnormal. Tanda Keputihan Normal Warna keputihan yang normal adalah jernih dan transparan atau bisa cair seperti air dan lengket Keputihan yang normal tidak berbau Munculnya keputihan sangat dipengaruhi oleh sistem hormonal, sehingga debit cairan vagina sangat dipengaruhi oleh siklus bulanan. Selain itu, kondisi seperti hamil, mengkonsumsi pil KB, terangsang secara seksual, masa ovulasi atau pun kondisi psikis seperti stres, dapat mempengaruhi debit cairan keputihan yang keluar. Tanda Keputihan Tidak Normal Keputihan tidak normal atau biasa disebut keputihan patologis adalah infeksi yang terjadi dikarenakan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Jika infeksi sudah terjadi, akan ditandai dengan beberapa hal berikut : Menimbulkan rasa gatal di dalam vagina dan area sekitar bibir vagina bagian luar Cairan berwarna kuning atau hijau Konsistensinya lebih kental Mengeluarkan bau tidak sedap Cara Mengurangi Risiko Keputihan Tidak Normal Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko keputihan tidak normal. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan : Menjaga kebersihan vagina, baik setelah berhubungan seksual atau setelah buang air kecil. Hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya bakteri ke vagina serta mencegah terjadinya infeksi. Hindari penggunaan celana ketat. Ganti dengan penggunaan bahan katun yang dapat membantu menjaga kelembaban vagina. Hindari penggunaan sabun atau produk perawatan yang menggunakan pewangi. Penggunaan produk tersebut dapat membunuh bakteri baik di vagina yang berfungsi untuk melindungi vagina dari infeksi. Ganti pembalut setiap 3 sampai 4 jam sekali agar terhindar dari bakteri. Hindari berganti-ganti pasangan seksual. Gunakan pengaman saat berhubungan seksual agar terhindar dari penyakit seksual menular. Jika keputihan yang terjadi dirasa sangat mengganggu atau mengarah pada keputihan tidak normal, sangat disarankan untuk segera mengunjungi dokter agar mendapat tindakan lebih lanjut, serta dapat mengetahui penyebab terjadinya keputihan tidak normal. Demi menjaga kulit miss V agar tetap sehat serta nyaman, sobat minnad bisa menggunakan pembalut kain nadnad yang terbuat dari bahan yang aman, nyaman, serta sehat.

Pembalut Kamu Bikin Iritasi? Yuk Ikuti 7 Tips Ini!

Salah satu penyebab iritasi saat menstruasi karena pemakaian pembalut. Sering kali pembalut membuat pemakainya merasa tidak nyaman, terlebih jika sampai terjadi iritasi. Hal ini bisa terjadi akibat gesekan antara pembalut dan kulit saat sedang beraktivitas. Oleh sebab itu,  merawat area organ intim harus dilakukan secara rutin dan benar. Tujuannya untuk menghindari resiko iritasi yang dapat menimbulkan perasaan kurang nyaman serta turun atau hilangnya rasa percaya diri. Iritasi pada kulit vagina biasa terjadi karena disebabkan oleh gesekan yang terjadi saat menggunakan pembalut. Ketika kita sedang beraktivitas otomatis gesekan yang terjadi juga akan semakin tinggi sehingga timbul iritasi. Terlebih lagi saat menstruasi atau haid area kewanitaan akan lebih lembab dan sensitif sehingga tingkat terjadinya iritasi akan lebih tinggi. Gejala yang timbul seperti kulit terasa nyeri, gatal atau terasa panas dan memerah. 7 Tips Mencegah Iritasi Saat Menggunakan Pembalut Untuk mencegah terjadinya iritasi pada saat menggunakan pembalut, berikut tips yang Minnad siapkan untuk kita semua. 1. Gunakan Pembalut Bahan Lembut Pembalut dengan bahan dasar yang lembut seperti kapas organik atau bahan hypoallergenic bias menjadi pilihan. Selain itu, hindari pembalut dengan pewangi atau bahan kimia tambahan yang dapat menyebabkan iritasi saat mengalami menstruasi. 2. Ganti Pembalut Secara Teratur Gunakan pembalut setiap 3-4 jam atau sesuai petunjuk di setiap merek yang kamu beli. Jika kamu terlalu lama menggunakan pembalut dapat menyebabkan area kewanitaan lebih lembab dan risiko terjadinya iritasi lebih tinggi. 3. Jaga Area Kewanitaan Pastikan untuk selalu membersihkan area kewanitaan saat mengganti pembalut. Gunakan air hangat (jika tidak ada, gunakan air biasa) dan sabun yang lembut dengan tingkat pewangi yang rendah, serta keringkan area kewanitaan setelah selesai membersihkannya. 4. Hindari Pembalut Daya Serap Tinggi Pembalut dengan daya serap tinggi memang terlihat praktis karena tidak perlu sering diganti. Namun, pembalut jenis ini cenderung lembap sehingga dapat mengakibatkan iritasi. Jadi pastikan memilih daya serap yang sesuai dengan kebutuhanmu saat mengalami menstruasi. 5. Hindari pembalut Lapisan Plastik Pembalut yang memiliki lapisan plastik di bagian luar dapat menyebabkan area wanita menjadi lembap dan akhirnya terjadi iritasi. Mulailah pilih pembalut dengan lapisan kain atau bahan yang memiliki sirkulasi udara yang baik bagi kulit (breathable). 6. Gunakan Pakaian Longgar dan Breathable Kenakan pakaian yang longgar dan memberikan sirkulasi udara yang baik. Contohnya pakaian yang terbuat dari bahan katun yang lembut. Hindari pakaian yang ketat atau terbuat dari bahan sintetis yang dapat menyebabkan iritasi. 7. Hindari Produk Kimia Tambahan Jangan gunakan produk tambahan seperti deodorant, parfum, atau lotion di area intim saat menggunakan pembalut. Hal ini dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi. Jika iritasi masih berlanjut atau menjadi lebih parah, Minnad sarankan untuk berkonsultasi kepada dokter atau profesional kesehatan, agar dapat memberikan perawatan yang sesuai dengan masalah yang sedang dialami. Memang mencegah iritasi saat menggunakan pembalut bukanlah hal yang mudah, terlebih jika kamu memiliki kulit yang sensitif. Buat kamu yang ingin terhindar dari ruam dan iritasi, bisa banget loh Girls coba pakai pembalut kain. Salah satunya adalah pembalut kain dari Nadnad. Terbuat dari kain katun yang breathable, pastinya banyak yang suka, nyaman, dan aman bagi pemilik kulit sensitif. Tak hanya itu, Nadnad memiliki banyak pilihan produk pembalut kain yang bisa menyesuaikan kebutuhanmu. Tunggu apa lagi! Yuk beli pembalut kain dari Nadnad sekarang!  

7 Cara Mencuci Pembalut Kain yang Benar agar Tetap Nyaman

Hai Girls, siapa sih yang masih bingung cara mencuci pembalut kain yang benar? Daripada bingung, stay disini dulu, karena minnad bakal kasih tahu kalian tata cara mencuci pembalut kain yang benar, serta pertanyaan-pertanyaan seputar pembalut kain. Check this out! Berapa Lama Pemakaian Pembalut Kain yang Baik? Sebelum kita beralih ke topik utama. Ada baiknya kita mengetahui beberapa hal seperti lama waktu pemakaian pembalut kain. Sebenarnya pemakaian pembalut kain bisa disesuaikan dengan daya tampung serta darah yang keluar saat haid. Namun secara umum penggunaan pembalut kain sekitar 3-4 jam. Hal ini bertujuan agar kulit tidak terlalu lembab serta tidak menyebabkan iritasi. Baca Juga: Harga Pembalut Kain Terbaru! Apakah Boleh Mencuci Menspad dengan Sabun? Ini menjadi salah satu pertanyaan yang sering kali diajukan. Tentu jawabannya boleh ya. Namun dengan catatan tidak menggunakan sabun yang mengandung 3P (Pemutih, Pewangi, dan Pelembut) sebab ketiga kandungan tersebut dapat merusak serat pada pembalut kain. Untuk rekomendasi sabun bisa menggunakan sabun lerak atau sabun mandi cair. Apakah Pembalut Kain Boleh Dikeringkan dengan Mesin Cuci? Jawabannya tidak, sama seperti alasan sebelumnya penggunaan mesin cuci dapat  menyebabkan kerusakan pada serat kain pembalut. Sebaiknya, pembalut kain dikeringkan secara alami dengan menggantungnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dengan menggunakan pengering pakaian yang lebih lembut seperti pengering udara atau dijemur di bawah sinar matahari. Cara Mencuci Pembalut Kain atau Menspad Baru Tidak ada perbedaan khusus antara mencuci pembalut kain yang baru dan lama. Khusus untuk pembalut kain baru perlu dicuci hingga 3 kali agar daya serap bekerja secara maksimal. Berikut langkah-langkah mencuci pembalu kain: 1. Bersihkan pembalut kain Tahap pertama saat kamu ingin mencuci pembalut kain, yaitu dengan mencucinya di air mengalir. Pastikan seluruh noda terangkat atau hilang. 2. Tuang sabun Langkah kedua, tuang sabun mandi cair atau sabun lerak pada permukaan menspad. 3. Kucek pembalut kain Kucek pembalut kain agar noda benar – benar hilang. Jika noda dirasa susah hilang, bisa menggunakan sikat gigi yang halus. 4. Bilas sabun Bilas ulang dengan air mengalir hingga tidak ada sisa sabun atau busa yang tertinggal pada pembalut kain. 5. Peras pembalut kain Peras pembalut kain dengan cara dikepal-kepal agar air yang tersimpan di dalam pembalut kain bisa keluar serta mempercepat proses penjemuran. 6. Jemur di bawah sinar matahari Jemur pembalut dengan posisi inner menghadap sinar matahari. Hal ini bertujuan agar bakteri yang terdapat di pembalut kain mati. Yuk Praktek Cara Mencuci Pembalut Kain Bareng Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menonton video cara mencuci pembalut kain yang benar di bawah ini yaa   Itulah penjelasan cara mencuci pembalut kain atau menspad, serta pertanyaan-pertanyaan yang sering kali diajukan. Bagi kamu yang masih punya pertanyaan seputar pembalut kain atau menspad, kamu bisa langsung tanya ke CS, ya!.